Katalog DNA Untuk Seribu Orang

Para peneliti di tiga benua akan bekerja sama untuk membuat katalog genom dari 1.000 orang dalam sebuah proyek ambisius. Mereka berharap katalog DNA ini bisa mem­bantu menentukan faktor dan akar genetik penyakit manusia.

Wellcome Trust Sanger Institute dari Inggris, National Human Genome Research Institute (NHGRI) dari Amerika, dan Beijing Genomics Institute-Shenzhen, Cina, terlibat dalam Proyek 1.000 Genom tersebut. Mereka akan membuat sehuah peta genom manusia terbaru, dengan data variasi DNA biomedis paling leng­kap. “1.000 Genomes Project ini akan memeriksa genom ma­nusia pada tingkat detail yang tak pernah dilakukan sebelum­nya,” kata Richard Durbin dari Sanger Institute, Selasa lalu.

Dalam pernyataannya, institut itu mengatakan bahwa proyek tersebut hanya mungkin dilakukan dalam dua tahun terakhir ini karena teknologi se­quencing genetika, bioinformatika, dan teknik riset lain ma­kin maju. “Kami me­langkah ke depan untuk membuat per­kakas yang akan ber­kembang dan mem­percepat upaya un­tuk menemukan le­bih banyak faktor genetika yang terlibat dalam penyakit dan ke­sehatan manusia,” begitu pernyataan univesitas yang menjadi ketua konsorsium itu.

Riset tersebut bertujuan menyediakan data lebih detail ten­tang satu persen DNA yang bervariasi antar individu dan sering kali bertanggungjawab atas perbedaan dalam kerentanan ter­hadap penyakit dan reaksi pengobatan. Para ilmuwan telah mendaftar puluhan wilayah variasi genom manusia yang spesifik (haplotype) dan mengasosiasikannya dengan penyakit umum, seperti penyakit jantung koroner, kanker payudara, arthritics, dan penyakit akibat penuaan.

Peta DNA yang ada saat ini tidak terlalu detail sehingga para ilmuwan menginginkan gambaran genom yang lebih jelas agar bisa menemukan faktor genetika suatu penyakit. “Database yang telah berhasil kami katalogkan dari variasi yang ditemukan dalam sedikitnya 10 persen populasi,” kata Francis Collins, wa­kil NHGRI. “Dengan memanfaatkan teknologi sequencing dan metode komputasional terbaru, kami harap bisa memberikan peta genom lengkap bagi ilmuwan biomedis, yang memaparkan segala bentuk variasi sampai tingkat satu persen. Ini akan mengubah cara kami mempelajari penyakit genetis”

Proyek ini akan memetakan DNA dari beragam kelompok et­nis yang spesifik, termasuk Yoruba di Ibadan, Nigeria; Chinese di Denver, Colorado; Chinese di Beijing; Toscan di Italia, India Gujarati di Houston, Texas; orang Meksiko di Los Angeles; serta warga keturunan Afrika di barat daya Amerika Serikat.

Semua DNA dikumpulkan serta seluruh identifikasi informasi pribadi dan medis dihapus dari sampel untuk melindungi anoni­mitas mereka. Data yang terkumpul akan diterbitkan dalam sebuah database yang bebas diakses oleh ilmuwan di dunia yang memerlukannya.

AFP

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s