Memanen Panas Bumi

Panas yang dihasilkan oleh cadangan panas bumi dari da­lam perut bumi dapat dimanfaat­kan untuk menciptakan uap dan akhirnya membangkitkan listrik. Departemen Energi clan Sumber Daya Mineral RI pernah menghi­tung bahwa potensi energi pa­nas bumi Indonesia bisa meng­hasilkan 27.199 megawatt (MW), setara dengan 11 miliar barel minyak bumi. Sayangnya, sampai saat ini penggunaan sumber energi ini baru 3 persen (852 MW).

Bagaimana cara kerjanya

1. Sumur produksi digali untuk meneapai cadangan uap pa­nas bumi di dalam tanah.

2. Uap yang dimampatkan dile­paskan clan disalurkan lewat pi­pa ke pusat pembangkit listrik. Tenaga yang dihasilkan uap di­gunakan untuk memutar turbin.

3. Turbin menyuplai tenaga pada generator yang mengubah ener­gi putaran itu menjadi listrik.

4. Air yang dihasilkan dalam pro­ses ini disuntikkan kembali clan pembangkit listrik ke ca­lam reservoir untuk memeliha­ra sumber daya alam itu.


Energi Geothermal

Tiga tipe energi panas bumi yang dapat dimanfaatkan untuk membuat listrik:

Geopressurized: Menggunakan air panas, sekitar 177 derajat Celsius, dan turbin hidrolik.

Petrothermal: Menggunakan batuan pahas ke­ring yang memerlukan injeksi air untuk menghasilkan uap. Hydrothermal: Proses ini yang paling banyak di­gunakan. Proses hydrothermal ini memanfaatkan uap clan air panas. Begini cara kerjanya:

– Uap dipompakan dari sumur langsung dari reservoir ke se­buah turbin raksasa.

– Turbin memutar sebuah magnet yang membangkitkan listrik.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s