Lukisan Cat Minyak Pertama di Dunia

Di mana lukisan pertama dengan cat minyak ditemu­kan? Paris? Roma? Berlin? Athena? Menurut tim arkeolog ga­bungan Jepang-Eropa-Amerika Serikat, jawaban yang benar adalah Afganistan. Tim peneliti berhasil menemukan lukisan pertama yang digambar dengan cat minyak di gua-gua kuno di kompleks arkeologi Bamiyan.

Kompleks ini sebe­lumnya terkenal karena dua patung Buddha be­sar setinggi 55 meter yang dihancurkan oleh Taliban pada 2001. Usaha dunia internasio­nal untuk merehabilita­si patung-patung itu berujung pada penemu­an gua di belakang patung-patung tersebut yang di dindingnya ter­dapat gambar dengan cat minyak, yang diperkirakan dibuat pada abad ke-5 sampai 9 Masehi.

Kajian yang dilakukan oleh Fasilitas Radiasi Sinkrotron Eropa menunjukkan lukisan itu terbuat dari minyak. Temuan bahwa ada lukisan minyak yang dibuat ratusan tahun sebelum teknik terse­but ditemukan di Eropa jelas mengejutkan. Sebab, literatur dunia sampai saat ini menyebut teknik lukisan cat minyak pertama kali ditemukan di Eropa pada abad ke-15. “Inilah lukisan pertama di dunia yang dibuat dengan cat minyak,” kata anggota tim peneliti, Yoko Taniguchi.

Lukisan mural tersebut menggambarkan Buddha dengan jubah merah tua duduk bersila di atas daun kelapa dan hewan mistik. Para ilmuwan menemukan 12 dari 50 gua yang ada dicat dengan teknik cat minyak-ada kemungkinan dari kacang-cabang dan biji bunga apiun. Selain itu, lapisan lukisan yang ada menggunakan damar dan material protein-ada kemungkinan dan putih dan ku­ning telur.

Iklan